Stress Related

October 29, 2008

Penulis blog ini sedang stres. Di antara 3 jadwal pembicaraan, 2 tugas, 1 penyiapan praktikum, serta 1 revisi laporan, penulis juga harus memiliki waktu untuk belajar, untuk 2 ujian yang mana masing-masing bahannya satu buku penuh. So she is on the verge of depression-slash-saturation, on which point she’ll be singing along every song that’s being played in her Laptop. Right now she’s trying to decide whether to name her Laptop Chloe or Eugenie. That’s how stressed she is. Plus, notice how she’s writing in third person.

(Although she somehow managed to find time to write a post… XD)

She didn’t see this coming. Monday was fine. It was her least favorite day of the week (on account of having to listen to US and MP). But now, every day is a struggle.

On Tuesday, she was meeting two different lecturer for two different lab experiment. The first one was the post-lab, at noon. Then the second one was the pre-lab, at 5 pm.
The first lecturer wanted a revised report on Monday. The second wanted to see her and her lab partner again on Wednesday.

Then the author went home, and still have a really nauseating assignment to do: Waste Management, which was all about constitution and what-not. Anda mengerti kan, Undang-Undang RI itu bahasanya canggih, sementara si penulis suka mabuk sendiri kalau membaca Bahasa Indonesia yang muter sana muter sini akhirnya tujuannya itu juga.

And then today, she had that second meeting for her fermentation experiment next week. The lecturer wanted her to get a 300 mL syringe, a T connector (and she had absolutely no idea what the hell that is), and a 1-meter-hose for that T.

Meeting with this lecturer is an art of its own.
Lecturer: Apa yang dimaksud dengan limiting substrate?
Author: Sustrat pembatas, pak.
Lecturer: Iya, itu terjemahannya, saya tahu. Tapi apa itu limiting substrate atau substrat pembatas?
Author: (*gulp*)

Or this one:
Lecturer: Jadi bagaimana kita membuat glukosa sebagai substrat pembatas?
Author: ………. (*complete silence… The author looked at her partner, and the partner looked back, but no one spoke*)
Lecturer: (*stood up, went to the end table on the corner to make himself a cup of coffee*)
Author: (*wiped the perspiration off her forehead*)

*sigh*

The author never felt more stupid.

She is taking the instructional laboratory aka labtek. A couple of terms:
Labtek = mata kuliah di teknik kimia yang bertujuan mendorong mahasiswa menuju ambang stres berkelanjutan yang dapat memicu perilaku aneh, kegilaan sementara (temporary insanity), pola makan yang aneh serta pola tidur yang lebih aneh lagi.
Pembicaraan awal = suatu jenis interaksi antar dosen dan calon praktikan yang merupakan syarat untuk melakukan praktikum, di mana para dosen akan merasa marah/sebal/takjub (dengan kebodohan para calon praktikan), atau dengan sabar membimbing calon praktikan, atau malah mengusir para calon praktikan, sementara para calon praktikan makin lama merasa makin goblok (that, is in the author’s case).
Praktikum = merupakan kegiatan yang memakan waktu seharian selama dua hari berturut-turut di mana para praktikan melaksanakan instruksi dosen, dengan tujuan memperoleh data yang semirip mungkin dengan teori baik dari hasil percobaan maupun dari rekayasa data. Umumnya cara yang kedua lebih sering dipakai.
Laporan singkat = laporan yang masa penyusunannya singkat, bertujuan memaksa para praktikan tidak tidur semalaman karena harus menulis laporan ini dengan tangan serta mencari cara untuk menjelaskan kenapa data yang diperoleh menyimpang dari teori.
Laporan lengkap = bentuk panjang dari laporan singkat, yang sifatnya lebih menyiksa lagi.
Pembicaraan akhir = bentuk interaksi antara dosen dan praktikan, di mana praktikan berusaha menjelaskan penyimpangan yang terjadi pada hasil percobaannya dan dosen membaca laporan verbatim, kemudian meminta revisi.

Anyone wanna add anything? =)

Advertisements

12 Responses to “Stress Related”

  1. JNT Says:

    wow.. that’s a great definition. U explain it in a fun way!
    can we get the complete dictionary about LAbteK?
    =p

  2. JNT Says:

    I vote for Eugenie..
    =)

  3. Mondlicious! Says:

    Euginie.. oh Euginie… It looks like my friend’s name…

    sigh… Multilanguage disorder… Dunia memang sudah gila… Everythings errrr seems to be BEBAN…

    Saia juga lagi dalam keadaan stress parah sampai bisa invent something…
    Glukosa mengalami metabolisme Mondeyer Freakinase (MF). Pertama glukosa dengan glukokinase diubah menjadi Glukosa-6-Fosfat. Proses dilanjutkan dengan reaksi Freakilase Tingkat Substrat dengan bantuan katalis enzim Freakinase menjadi Gilakosa-6-Fosfat. Gilakosa-6-Fosfat merupakan senyawa inti untuk biosintesis Hormon tertawa sendiri.. Apabila senyawa ini diproduksi berlebihan, seseorang akan mendapat kelainan Mental Disorder.

    Saat ini penulis sudah dalam tahap membiosintesis hormon itu tetapi masih dalam tahap wajar sehingga masih dalam tahap Stress Acute Syndrom.

    Rencananya, penulis ingin membuat pabrik yang ingin memproduksi enzym ini. Enzym ini bisa diperoleh dari bakteri Saccharomyces cerealiceae. Ada produk samping berupa limbah B3. Untuk itu diperlukan AMDAL untuk mengetahui bagaimana membuang limbah yang BAIK DAN BENAR.

    Saat ini penulis berada dalam Stress Acute Syndrom dan yang baca ini juga siap2 mendapat kelainan yang sama…

  4. hanung Says:

    kasian…

  5. Alfonso R. Says:

    numpang lewat… frustasi… sedang merasa volatile… a.k.a. gampang menguap… a.k.a. ngantuk

    pengen ngajak orang mati…

    anyone with me?

    *nobody raises hands*

    (sigh)… ok then… nevermind… i could do it myself.

    Asap hitam banyak abu, yang merusak paru-paru… Asap hitam di mukaku, bikin kita jadi malu… Orangutan rawat inap, hampir mati tak dilayat… Jangan salahkan kemarau… kemarau… yang gersang…

    *sedang berpikir untuk bolos limbah dan prosmet besok*

  6. Edgar Says:

    wow.. just, wow..

  7. adit Says:

    wah, kalian blum mengunjungi blog saya…si labtek ceria,hahaha…

    duh,duh,duh teman-teman dibawa nyantai sajah lah yah…
    labtek tinggal 2 kali lagi… hayuk semangat,buat apa dipikir susah
    kalo dipikir-pikir cuma 4 modul (3 buat yang beruntung , it’s mean you!)
    dan so far udah lewat beberapa….

    ps:partner gwe mt… sigh…
    limbah sial… (gwe sih gak ikut limbah)
    tapi limbah tetep sial, membuat gwe bikin laporan sendiri!!!

    labtek sedikit lagi…ayo kita lewati…lalala….


  8. Mau nambahin nih, Vie 😛 :

    Laporan Singkat :
    Tebal laporan ini berkisar antara 10-15 halaman dan DIPERBOLEHKAN untuk dikoreksi (dicorat-coret) dengan sesuka hati oleh dosen pembimbing.
    Setelah dikoreksi, laporan harus direvisi atawa ditulis ulang kembali, dengan tangan tentunya T.T

    @JNT

    Gw iseng2 buka Kamus Lengkap Bahasa Indonesia edisi 2008 SM, eh ketemu definisi ttg LABTEK:

    LABTEK –
    1. Penyiksaan batin, [“Aduh, gua lagi LABTEK nih!”]
    2. Disiksa secara batin, [“Eh, gua mau LABTEK dulu yaaaa!”]
    3. Menjadi gila, [“Temen-temen, kita LABTEK yuuuu!!”]
    4. Masa-masa suram, [“Wah, jadi inget LABTEK gua dulu”] atau [“Horeee! LABTEK gua selesai !!”]

    Ada yg mau nambahin ? :p

  9. Vie Says:

    haha,,

    adit:
    ini bukan masalah labtek sih sebenarnya
    lebih ke masalah ujian 2 biji bingung blajarnya gimana,,
    huks huks

    leo:
    stuju gw,,
    haha,,

    alfonso:
    …..
    -_-”
    swt dah,,

    minggu depan fermentasi gw dari selasa pagi ampe rabu sore lowh,,
    kalo mengutip kata dosen pembimbing gw, “18 jam masih belum cukup”.
    tralala, trilili,,

  10. jojohanhan Says:

    kasian abis.. ud stress banget kyny.. hohoho..

  11. Julio Says:

    you know,, i’m still don’t understand what substrat limiting? Can anyone explain what it is??? bcoz i’m find to this definition, but i’m still didn’t found it until now…

    • Vie Says:

      Hi Julio…
      Limiting substrate is really just like limiting reactant. It’s used in fermentation. Usually one either limits the carbon source or the nitrogen source. So for instance you make sucrose as the limiting substrate, that means you provide enough nitrogen source and the minor elements that the microorganism needs, but limit the sucrose to control the microorganism’s growth.
      Hope that helps.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: